Remanufaktur adalah proses pemulihan barang bekas yang memberikan preservasi
tertinggi terhadap nilai tambah produk originalnya, proses ini mentransformasikan barang bekas
menjadi “seperti baru” dan seringkali dikembalikan ke pasar dengan garansi yang ekuivalen
seperti produk baru. Praktik remanufaktur ini dapat memberikan dampak positif terhadap
lingkungan karena dapat mengurangi limbah yang dibuang ke tempat pembuangan akhir.
Namun remanufaktur juga memiliki banyak tantangan, tidak hanya dalam aspek teknikal dan
operasional, tetapi juga pada aspek strategi dan desain. Makalah ini menyajikan pendekatan
konseptual berdasarkan tinjauan literatur untuk menjawab tantangan remanufaktur dalam
rantai pasok lingkaran tertutup, serta mengusulkan strategi dan desain implementasinya.
Pendekatan yang digunakan adalah qualitative content analysis untuk mengidentifikasi
berbagai konsep dan membagi dalam kategori yang sesuai. Hasil analisis menunjukkan bahwa
implementasi remanufaktur dalam rantai pasok lingkaran tertutup dapat diterapkan dengan
penentuan motif dan pendorong, dimensi keputusan remanufaktur, strategi implementasi
remanufaktur, desain produk dan proses, serta desain jaringan.


