Turbin angin dapat menjadi salah satu solusi alat pembangkit tenaga listrik dengan mengkonversi
energi angin menjadi listrik ditengah krisis energi global pada abad ke-21 ini. Kebutuhan energi
didaerah perkotaan terus meningkat seiring berjalannya waktu yang tidak diikuti perkembangan
sumber energi terbarukan. Dengan adanya gedung-gedung tinggi, semestinya meningkatkan
potensi energi angin yang melewati sela-sela gedung yang merupakan konsentrator angin. Maka,
perlu dirancang Propeler Turbin Angin yang optimal yang dapat menjawab kebutuhan energi di
daerah perkotaan khususnya pada Gedung Hemat Energi. Penelitian ini bertujuan untuk
mengetahui desain propeler yang paling optimum. Penelitian dilakukan dengan proses perhitungan
dengan BEM, simulasi dengan menggunakan FLUENT, eksperimen dengan menggunakan Miniatur
berskala 1:10, dan Pengujian dengan Prototype dengan ukuran sebenarnya. Berdasarkan hasil
penelitian, Mixed Ideal Blade memiliki efisiensi sebesar 38,364%, unggul 1,244% dari Uniform
Ideal Blade serta unggul 7,987% dari Uniform Linearised Blade. Dari hasil pengujian, Turbin
angin mulai berputar pada kecepatan angin 2,6 m/s. Dari hasil penelitian tersebut, maka Mixed
Ideal Blade dapat diaplikasikan pada Gedung P1 dan P2 UK. Petra yang merupakan Gedung
Hemat Energi


