Ejector pump merupakan salah satu jenis alat/mesin fluida yang banyak digunakan di
penindustrian yang membutuhkan fluida bertekanan tinggi. Tujuan yang ingin dicapai dalam
penggunaan ejector adalah kemampuan hisap yang tinggi pada secondary flow (inlet suction
flow). Bagian bagian utama pada ejector adalah nozzle, secondary flow/inlet suction flow, ruang
pencampuran dan diffuser. Adapun faktor lain yang berpengaruh dalam kemampuan hisap
ejector dalam menvakum/menghisap yaitu, flowrate dan diameter exit nozzle pada primary flow
(injection motive fluid). Penelitian ini dimaksudkan untuk memperoleh seberapa besar pengaruh
yang diberikan dari perbedaan ukuran atau level pada primary flow, meliputi flowrate sebesar15
L/min, 20 L/min dan 25 L/min, dan diameter exit nozzle 5 mm, 6, mm dan 7mm terhadap pressure
vacuum dan flowrate vacuum pada secondary flow. Penelitian ini dilakakukan secara langsung
dengan menggunakan ejector pump. Hasil dari pengujian ini menujukan bahwa flowrate (25
L/min) menghasilkan flowrate vacuum dan pressure vacuum paling besar. Kemudian diameter
exit nozzle 7 mm menghasilkan flowrate vacuum paling besar dan diameter exit nozzle 5 mm
menghasilkan pressure vacuum paling besar.


