Perhiasan merupakan barang dekoratif yang banyak digunakan oleh manusia meskipun
diklasifikasikan dalam kelompok kebutuhan tersier. Pada umumnya perhiasan banyak terbuat
dari logam emas dengan bahan campuran logam lainnya. Proses casting merupakan salah satu
teknik pembuatan produk perhiasan secara massal yang banyak dimanfaatkan oleh pengrajin
perhiasan. Proses ini dilakukan dengan cara menuangkan material cair kedalam rongga cetakan
yang telah dibentuk lalu didinginkan. Permasalahan yang ditemukan adalah bahwa proses
casting perhiasan tidak dapat dilakukan dengan penuangan secara gravitasi sederhana,
sehingga prosesnya selalu dibantu dengan mesin untuk menghindari terjadinya shrinkage
porosity dengan cara mengatur temperaturnya pada kondisi suhu lelehan logam yang tepat agar
dapat mengurangi kontak dengan udara pada saat logam dilelehkan dan dituangkan pada
ruangan cetakan. Mesin vakum casting dalam hal ini digunakan untuk membantu membuat
produk perhiasan sehingga permukaan menjadi halus sekalipun dengan detail yang rumit dan
memastikan logam mengisi cetakan dengan baik. Selain itu, mesin vacuum casting yang
dirancang lebih mudah dioperasikan oleh operator karena terdiri dari elemen pemanas
menggunakan mekanisme stopper pneumatik dengan kapasitas pengecoran 400 gr. Performa
mesin vacuum casting ini dapat memanaskan elemen pemanas selang waktu 1 jam 34 menit, dan
waktu pengeluaran udara dari vacuum chamber dalam waktu 27 detik serta kualitas produk
yang dihasilkan juga tanpa adanya cacat produk.


