Kendaraan telah menjadi salah satu kebutuhan penting bagi manusia dalam berbagai
aktifitas sehari-hari. Jumlah sepeda motor menunjukkan peningkatan dalam setiap tahunnya.
Hal ini menyebabkan limbah berupa komponen yang rusak dari sebuah kendaraan juga terus
meningkat. Saat ini, beberapa bentuk dari limbah tersebut dapat direcycle agar materialnya
dapat dimanfaatkan kembali. Beberapa komponen yang telah rusak sebenarnya masih dapat
digunakan lagi dengan beberapa proses seperti repair, refurbish atau remanufaktur. Proses
remanufaktur adalah salah satu recovery option paling tinggi dalam mengolah limbah. Dalam
melakukan perancangan proses remanufaktur untuk komponen-komponen otomotif, perlu
adanya pemilihan komponen yang akan dijadikan objek. Setelah pemilihan objek, maka harus
dibuat serangkaian proses yang harus ada di dalam proses remanufaktur komponen otomotif
seperti disassembly, cleaning, inspection, recondition, dan reassembly. Tahap akhirnya adalah
merancang skema proses remanufaktur untuk komponen otomotif. Ciri khas dalam proses
remanufaktur komponen otomotif adalah adanya special treatment seperti normalizing,
hardening untuk beberapa komponen otomotif yang berguna untuk mengembalikan atau bahkan
meningkatkan performa atau mechanical properties dari komponen yang diremanufaktur


